Bagi pelajar Indonesia di NTUST, siapa yang tidak mengenal sebuah tempat yang bernama Yonghe(Chinese: 永和; pinyin: Yǒnghé). Yonghe merupakan sebuah distrik yang terdapat di sebelah selatan New Taipei City, Taiwan bagian utara. Di distrik ini terdapat sebuah pasar yang buka mulai pagi hingga siang. Sama seperti di Indonesia, harga barang-barang yang dijual di pasar tradisional ini lebih miring bila dibandingkan dengan di swalayan.

Jangan heran bila anda berkunjung ke pasar ini maka Anda akan berjumpa dengan banyak mahasiswa NTUST asal Indonesia yang sedang berbelanja. Maklum saja, inilah pasar pagi yang letaknya terdekat dengan NTUST. Keberangkatan dari NTUST menggunakan sepeda membutuhkan waktu perjalanan sekitar 15~20 menit. Dan waktu perjalanan ini akan membengkak seiring dengan keseringan Anda berhenti untuk berfoto-foto menikmati pemandangan yang disuguhkan di sepanjang jalan. Heheheh… (ya iyalah :p)

Setiap penjual memiliki booth yang dijadikan sebagai lapaknya. Booth-booth ini nampak indah bila dilihat dari jembatan yang terletak di dekat pasar. Himpunan booth warna-warni seakan jauh dari dugaan kalau sebenarnya di lokasi tersebut merupakan sebuah pasar tradisional.

Dapat saya katakan bila pasar ini merupakan pasar serba ada. Barang yang digunakan sehari-hari semuanya tersedia di sini mulai dari elektronik, makanan (mentah, setengah matang, matang), pakaian dan bahan pakaian, mainan, matras, peralatan dapur, tas, alas kaki, patung, batu, aksesoris; baik barang baru maupun barang bekas yang jadul sejadul-jadulnya. Tapi dari sekian banyak pedagang yang berjualan di pasar ini, hanya 1 pedagang yang menjual cabai dan cabai ini kadang ada kadang tidak. Mungkin ini sesuai dengan jumlah peminat cabai di Taiwan yang hanya sedikit, I guess.

Jenis hewan yang berkeliaran di pasar ini berbeda dengan di pasar tradisional Indonesia. Bila di pasar tradisional Indonesia banyak kucing yang berkeliaran, akan tetapi di pasar ini jenis hewan yang berkeliaran yaitu anjing. Bagi saya pribadi kewaspadaan harus dijaga karena perjumpaan tak diinginkan dengan anjing-anjing ini; baik anjing-anjing tanpa tuan, anjing-anjing yang digendong tuannya maupun anjing-anjing yang sedang berjalan dengan tuannya.

Dan akhirnya ini adalah yang paling disuka bagi sebagian pembeli: HARGA MURAH. Untuk mendapatkan harga yang lebih murah, lakukanlah pembelian pada booth-booth yang penjualnya merupakan orang Indonesia. Mengapa demikian? Karena jika si penjual merupakan orang Indonesia maka saya dapat melakukan penawaran tanpa ada kendala bahasa XD

Demikian sebagian sharing saya. Semoga bermanfaat :)

*Klik di sini untuk melihat kumpulan gambar hasil jepretan saya ;)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s